Radiasi

Radiasi adalah jenis radioterapi yang digunakan untuk pengobatan kanker. Radiasi bertenaga tinggi diarahkan ke sel kanker untuk dihancurkan. Pengunaan radiasi untuk mengobati kanker tergantung kepada stadium kanker, jenis kanker, dan kesehatan pasien.

Letak dan jenis kanker yang bisa ditargetkan dengan radiasi adalah sebagai berikut:

 


Terapi Radiasi ke Kepala dan Leher

Radiasi ke kepala dan leher digunakan untuk mengobati kanker berikut: kanker otak, kanker sinus, kanker hidung, kanker mulut, kanker leher, kanker laring dan kanker kelenjar ludah dan tiroid.


Pengobatan Menggunakan Radiasi

Kepala dan leher pasien akan diposisikan dan topeng plastik akan digunakan untuk menahan kepala dan leher agar tetap stabil saat pengobatan. Dokter akan menjalankan terapi radiasi berdasarkan rencana pengobatan yang telah disusun. Jenis radiasi dan lamanya pengobatan akan berbeda-beda tergantung dari teknik yang digunakan. Terapi radiasi memakan waktu 2 sampai 10 menit, dan jika dihitung dengan waktu persiapan pasien, prosedurnya memakan waktu 15 sampai 25 menit. Terapi radiasi dilakukan lima kali seminggu, berlangsung selama lima sampai delapan minggu, tergantung jenis kanker dan rencana pengobatan yang disiapkan dokter.


Efek Samping yang Umum Terjadi dan Cara Mengatasinya

Efek Samping

Cara Mengatasinya

Kulit kemerahan, kering, atau gatal-gatal

- Paparkan kulit ke udara sebanyak mungkin, tetapi hindari sinar matahari.

- Kulit boleh terkena air, tapi keringkan dengan kain halus.

- Jangan menggunakan sabun, parfum, bedak, atau kosmetik pada kulit; hanya gunakan obat yang diresepkan dokter.

Sakit tenggorokan, mulut kering, dan perubahan rasa

- Sering minum air.

- Menjaga kesehatan mulut dengan menggosok gigi menggunakan gosok gigi berbulu halus dan benang gigi secara teratur. Bersihkan gigi palsu setelah makan. Hindari obat kumur yang dijual di toko.

- Hindari merokok, meminum alkohol, makanan pedas atau makanan yang terlalu panas / dingin. Makan makanan yang halus, lunak, matang, dan mudah ditelan.

- Jika efek sampingnya parah segera hubungi dokter.

Kelelahan

- Istirahat sebanyak mungkin.

- Makan makanan bernutrisi.

- Kurangi stress.

- Pada umumnya kelelahan akan perlahan hilang dengan sendirinya setelah terapi radiasi selesai. Jika efek sampingnya parah, segera hubungi dokter.

Catatan: Efek samping lainnya bisa terjadi di daerah tempat radiasi diarahkan, tergantung pada setiap pasien. Harap konsultasikan dengan dokter semua pertanyaan dan/atau kekhawatiran anda.

 


Terapi Radiasi ke Dada

Radiasi ke dada digunakan untuk mengobati penyakit kanker berikut: kanker paru-paru, kanker esofagus, limfoma dan kanker payudara.


Pengobatan Menggunakan Radiasi

Saat pengobatan radiasi pasien harus diam berbaring. Pasien akan diminta untuk mengangkat tangan mereka di atas kepala atau tetap di samping. Pasien harus bernafas dengan normal. Terapi radiasi memakan waktu 2 sampai 10 menit, dan jika dihitung dengan waktu persiapan pasien, prosedurnya memakan waktu 15 sampai 25 menit. Terapi radiasi dilakukan lima kali seminggu, berlangsung selama lima sampai delapan minggu, tergantung jenis kanker dan rencana pengobatan yang disiapkan dokter.


Efek Samping yang Umum Terjadi dan Cara Mengatasinya

Efek Samping

Cara Mengatasinya

Kulit kemerahan, kering, atau gatal-gatal

- Paparkan kulit kepada udara sebanyak mungkin, tetapi hindari sinar matahari.

- Kulit boleh terkena air, tapi keringkan dengan kain halus.

- Jangan menggunakan sabun, parfum, bedak, atau kosmetik pada kulit; hanya gunakan obat yang diresepkan dokter.

Sakit saat menelan

- Makan makanan cair atau lunak dan sering minum air. Jika tidak bisa makan semuanya, segera hubungi dokter.

Batuk kering

- Sering minum air. Jika efek sampingnya parah segera hubungi dokter.

Letih

- Istirahat sebanyak mungkin.

- Makan makanan bernutrisi.

- Kurangi stress.

- Pada umumnya kelelahan akan perlahan hilang dengan sendirinya setelah terapi radiasi selesai. Jika efek sampingnya parah, segera hubungi dokter.

Catatan: Efek samping lainnya bisa terjadi di daerah tempat radiasi diarahkan, tergantung pada setiap pasien. Harap konsultasikan dengan dokter semua pertanyaan dan/atau kekhawatiran anda.

 


Terapi Radiasi ke Perut

Radiasi ke perut digunakan untuk mengobati kanker berikut: kanker lambung, kanker hati, kanker pankreas, kanker ginjal, dan limfoma.


Pengobatan Menggunakan Radiasi

Saat pengobatan radiasi pasien harus diam berbaring. Pasien akan diminta untuk mengangkat tangan mereka di atas kepala atau tetap di samping. Pasien harus bernafas dengan normal. Terapi radiasi memakan waktu 2 sampai 10 menit, dan jika dihitung dengan waktu persiapan pasien, prosedurnya memakan waktu 15 sampai 25 menit. Terapi radiasi dilakukan lima kali seminggu, berlangsung selama lima sampai delapan minggu, tergantung jenis kanker dan rencana pengobatan yang disiapkan dokter.


Efek Samping yang Umum Terjadi dan Cara Mengatasinya

Efek Samping

Cara Mengatasinya

Kulit kemerahan, kering, atau gatal-gatal

- Paparkan kulit kepada udara sebanyak mungkin, tetapi hindari sinar matahari.

- Kulit boleh terkena air, tapi keringkan dengan kain halus.

- Jangan menggunakan sabun, parfum, bedak, atau kosmetik pada kulit; hanya gunakan obat yang diresepkan dokter.

Mual dua sampai tiga jam setelah radiasi

- Hindari makanan selama dua sampai tiga jam sebelum terapi radiasi atau makan makanan ringan. Ini akan membantu meringankan rasa mual sesudah terapi.

Muntah

- Konsultasikan dengan dokter untuk meminta resep obat anti muntah.

Diare selama dua sampai empat minggu setelah radiasi

- Makan makanan rendah serat dan hindari buah dan sayuran mentah. Pasien boleh memakan sayur dan buah yang matang.

- Hindari gorengan dan makanan berminyak, susu, makanan dengan rasa yang kuat, dan alkohol.

- Banyak minum air.

- Jika diarenya parah, segera hubungi dokter.

Kelelahan

- Istirahat sebanyak mungkin.

- Makan makanan bernutrisi.

- Kurangi stress.

- Pada umumnya kelelahan akan perlahan hilang dengan sendirinya setelah terapi radiasi selesai. Jika efek sampingnya parah, segera hubungi dokter.


Catatan: Efek samping lainnya bisa terjadi di daerah tempat radiasi diarahkan, tergantung pada setiap pasien. Harap konsultasikan dengan dokter semua pertanyaan dan/atau kekhawatiran anda.


Terapi Radiasi ke Perut Bagian Bawah

Radiasi ke perut bagian bawah digunakan untuk mengobati kanker berikut: kanker usus besar, kanker kandung kemih, kanker uterus, kanker serviks, dan kanker prostat.


Pengobatan Menggunakan Radiasi

Saat pengobatan radiasi pasien harus diam berbaring. Pasien akan diminta untuk mengangkat tangan mereka di atas kepala atau tetap di samping. Pasien harus bernafas dengan normal. Terapi radiasi memakan waktu 2 sampai 10 menit, dan jika dihitung dengan waktu persiapan pasien, prosedurnya memakan waktu 15 sampai 25 menit. Terapi radiasi dilakukan lima kali seminggu, berlangsung selama lima sampai delapan minggu, tergantung jenis kanker dan rencana pengobatan yang disiapkan dokter.


Efek Samping yang Umum Terjadi dan Cara Mengatasinya

Efek Samping

Cara Mengatasinya

Kulit kemerahan, kering, atau gatal-gatal

- Paparkan kulit kepada udara sebanyak mungkin, tetapi hindari sinar matahari.

- Kulit boleh terkena air, tapi keringkan dengan kain halus.

- Jangan menggunakan sabun, parfum, bedak, atau kosmetik pada kulit; hanya gunakan obat yang diresepkan dokter.

Sering atau sakit saat buang air kecil

- Banyak minum air, terutama jus buah rendah asam.

- Jangan menahan buang air kecil.

Diare atau kebelet buang air besar

- Makan makanan rendah serat dan hindari buah dan sayuran mentah. Pasien boleh memakan sayur dan buah yang matang.

- Hindari gorengan dan makanan berminyak, susu, makanan dengan rasa yang kuat, dan alkohol.

- Banyak minum air.

- Jika diarenya parah, segera hubungi dokter.

Jarang buang air besar dua sampai empat minggu setelah radiasi

- Hubungi dokter jika sembelit atau jarang buang air besar

Kelelahan

- Istirahat sebanyak mungkin.

- Makan makanan bernutrisi.

- Kurangi stress.

- Pada umumnya kelelahan akan perlahan hilang dengan sendirinya setelah terapi radiasi selesai. Jika efek sampingnya parah, segera hubungi dokter.

Catatan: Efek samping lainnya bisa terjadi di daerah tempat radiasi diarahkan, tergantung pada setiap pasien. Harap konsultasikan dengan dokter semua pertanyaan dan/atau kekhawatiran anda.

 


Memantau Hasil Pengobatan

Di saat pengobatan radiasi radiolog akan menilai hasil dari pengobatan setiap minggu dan mengendalikan efek samping yang terjadi, terlebih lagi pasien juga harus menjalani tes darah. Pasien dengan efek samping yang parah dari radiasi perlu untuk menghentikan pengobatan dan dirawat di rumah sakit untuk dipantau atau memerlukan obat-obatan untuk meringankan kondisinya, tergantung dari rekomendasi dokter.

Setelah terapi radiasi selesai pasien harus terus mengikuti prosedur yang sama dengan yang mereka lakukan di saat radiasi untuk paling tidak selama dua sampai tiga minggu. Dua sampai empat minggu setelah pengobatan selesai dokter akan menjadwalkan pertemuan untuk menindaklanjuti hasil pengobatan. Setelah itu pertemuan akan dijadwalkan setiap satu sampai tiga bulan, tergantung dari jenis pengobatan dan proses. Kemudian kunjugan lanjutan akan terpisah lebih jauh, setiap empat sampai enam bulan, selama lima tahun. Jika, setelah lima tahun, pasien tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit, kunjugan lanjutan akan terjadi satu tahun sekali.

Rating score: 9,87 of 10, based on 15 vote(s)