Mengenali Gejala-gejala Serangan Jantung

TAGS:

Mengenali gejala-gejala serangan jantung dan mengetahui apa yang harus dilakukan apabila seseorang tiba-tiba terserang dapat secara luar biasa meningkatkan kemungkinan mereka untuk dapat bertahan hidup sebelum professional medis datang di lokasi kejadian. Sebagai orang yang pertama kali merespon, bertindak secara cepat dan mengetahui kapan untuk segera menelepon layanan gawat darurat dan melakukan CPR dapat menyelamatkan nyawa seseorang.

Sebuah serangan jantung terjadi ketika ada penyumbatan aliran darah ke jantung. Hal ini sering terjadi dikarenakan penggumpalan darah di dalam arteri koroner, dan maka dari itu, merupakan sebuah permasalahan yang dikaitkan dengan kurangnya aliran sirkulasi darah. Jika penyumbatan tersebut terlambat diobati, jantung akan kekurangan darah yang kaya akan oksigen dan otot jantung mulai mati.


Apa saja gejala-gejala serangan jantung?

Gejala-gejala serangan jantung dapat terjadi secara bertahap dan berjangka waktu selama beberapa jam, beberapa hari, bahkan beberapa minggu. Namun serangan jantung dapat juga terjadi secara tiba-tiba. Sangatlah penting untuk diketahui bahwa gejalanya berbeda antara pria dan wanita.

Kaum pria seringkali mengalami gejala-gejala klasik seperti nyeri di bagian dada dan kebas pada lengan ketika serangan jantung terjadi.

Namun pada kaum wanita, seringkali mereka mengalami nyeri yang menyebar ke bagian rahang dan pundak selain juga rasa mual dan/ atau muntah, keringat dingin, lemas, atau pusing.

Gejala-gejala tambahan serangan jantung meliputi kesusahan untuk bernafas, seperti mengi, batuk, dan nafas terasa pendek.

Terlebih, apabila gejalanya terjadi dengan lambat, seseorang yg mengalami serangan jantung bisa jadi menghiraukan gejala-gejala tersebut. Mencari pengobatan medis secepat mungkin dibandingkan apabila telah terlambat dapat meningkatkan kemungkinan bertahan hidup pasien secara lebih signifikan.

 


Serangan Jantung vs Gagal Jantung

Sebuah serangan jantung dan gagal jantung bukanlah hal yang sama. Gagal jantung terjadi ketika seluruh jantung mendadak berhenti berdetak dikarenakan oleh malfungsi elektrik. Begitu jantung berhenti memompa, darah yang kaya oksigen tidak dapat lagi mencapai organ-organ tubuh.

Seseorang yang mengalami gagal jantung akan tiba-tiba menjadi tidak responsif atau pingsan, berhenti bernafas, dan kehilangan detak jantung. Mereka harus menerima perawatan medis secara langsung atau beresiko meninggal.


Apa yang harus dilakukan apabila seseorang mengalami serangan jantung

Hal pertama dan yang paling penting untuk dilakukan adalah segera telpon nomor layanan gawat darurat jika anda mendunga seseorang mengalami serangan jantung. Layanan Gawat Darurat Medis Thailand dapat dihubungi dengan cara menelpon 1669 dimanapun di seluruh negeri. Jika anda dekat dengan Rumah Sakit internasional Bumrungrad, Pusat Gawat Darurat dapat dihubungi dengan menelpon +66 (0) 2667 2999.

Sebelum paramedic datang ke lokasi kejadian, tenangkan korban, longgarkan pakaiannya, dan baringkan mereka. Jika mereka tidak alergi aspirin, berikan aspirin supaya mereka dapat mengunyah dan menelannya. Mengunyah pil tersebut akan membuatnya bekerja secara lebih cepat dibandingkan dengan menelan pil tersebut secara utuh. Jika orang tersebut berhenti bernafas, lakukan CPR.

Ketika personil medis gawat darurat tiba di lokasi kejadian, mereka akan menaruh pasien di kendaraan gawat darurat secara benar dan mulai memberikan oksigen dan obat pengencer darah saat perjalanan menuju ke rumah sakit. Pengobatan secara awal dalam kendaraan gawat darurat ini menghemat waktu dan mengurangi kerusakan tambahan pada otot jantung.

Jika kondisi pasien telah dievaluasi dan didiagnosa dengan serangan jantung, dokter akan kemudian memilih dari beberapa jenis pengobatan yang beragam tergantung dengan tingkat keparahan kondisi pasien. Semakin dini pengobatan diterima, semakin baik bagi otot jantung dan bagi prognosis pasien. Pengobatan terbaik adalah dengan membuka arteri yang tersumbat menggunakan dilatasi balon darurat melalui kateter (primary PTCA). Beberapa pilihan lain termasuk juga pemberian obat-obatan yang menghilangkan penggumpalan darah dan mencegah darah mengental. Pilihan lainnya adalah dengan melakukan prosedur operasi yang mengobati penyumbatan, membuka arteri yang sempit, atau melakukan bypass secara keseluruhan pada arteri yang tersumbat. Semua pilihan tersebut meningkatkan aliran darah ke jantung yang pernah tersumbat.

Serangan jantung dapat terjadi kapanpun dimanapun. Mengetahui apa yang terjadi ketika beberapa menit pertama dapat membuat semua perbedaan dalam usaha pasien untuk bertahan hidup.


Ditulis Oleh Dr. Sureerat Panyarachun , Cardiologist, Pusat Jantung, Rumah Sakit Internasional Bumrungrad

Saya ingin membaca lebih lanjut mengenai Penyakit Jantung: Tanyakan pada kami

Saya ingin membuat appointment dengan Cardiologist di Pusat Jantung: Buat appointment

IMG
IMG
IMG
 
Posted by Bumrungrad International

Written by

Older posts