Penglihatan Anak – Anak di Jaman Digital

Sekarang ini, dimanapun Anda pergi, Anda akan menemukan orang – orang dengan kepala tertunduk memandangi HP mereka atau tablet – bahkan anak kecil. Banyak orang tua bertanya pada saya bagaimana layar digital dapat mempengaruhi penglihatan anak – anak mereka. Dalam artikel ini, saya akan menjawab pertanyaan – pertanyaan yang sering ditanyakan oleh para orang tua, sehingga mereka dapat melindungi penglihatan anak mereka guna menjaga kesehatan mata.

P: Apakah yang dimaksud dengan Sindrom Penglihatan Komputer/ Computer Vision Syndrome (CVS)?

J: CVS merupakan kondisi yang disebabkan oleh fokus mata ke layar komputer dalam waktu yang terus menerus. Gejala – gejalanya termasuk ketegangan mata, mata lelah, mata yang terasa terbakar atau perih, mata merah yang datang dan pergi, berkurangnya atau kaburnya penglihatan. Kondisi ini terjadi tidak hanya pada orang dewasa, namun juga anak – anak.

P: Apakah penggunaan komputer secara berlebihan dapat membuat anak – anak rentan pada miopia dini (rabun dekat)?

J: Seiring dengan pertumbuhan tubuh anak, begitu pula mata mereka, yang juga dapat menyebabkan peningkatan pada miopia. Pada usia 18 – 20, miopia cenderung menjadi stabil. Namun terdapat jenis – jenis miopia yang sangat langka, yang disebut miopia progresif, menyebabkan kondisinya semakin memburuk – bahkan setelah usia 20 tahun. Penggunaan komputer dapat diasosiasikan dengan kondisi ini namun penelitian telah mengidentifikasi beberapa faktor yang berkontribusi dalam miopia pada anak – anak, yaitu:

  • Faktor Genetis : Orang tua yang menderita miopia cenderung memiliki peluang yang lebih tinggi untuk memiliki anak yang juga akan menderita miopia
  • Anak yang sering atau berlebihan menggunakan penglihatan jarak dekat: Anak yang cenderung menjadi penderita miopia ketika mereka memfokuskan mata mereka untuk membaca atau menggunakan komputer dalam waktu yang terlalu lama.
  • Anak yang menghabiskan lebih sedikit waktu di luar ruangan: Anak – anak yang menghabiskan kebanyakan waktunya di dalam ruangan (misalnya anak – anak yang tidak gemar berolahraga), cenderung lebih rabun atau memiliki perkembangan miopia lebih cepat dibandingkan anak – anak yang menghabiskan waktunya di luar ruangan. Penelitian telah menunjukkan bahwa vitamin D yang diserap melalui paparan sinar matahari dapat memperlambat perkembangan miopia pada anak – anak. Penelitian lebih lanjut sedang berlangsung.

P: Apakah itu cahaya biru? Apakah itu menyebabkan kerusakan pada mata?

J: Cahaya alami atau cahaya matahari dibagi menjadi 3 jenis, berdasarkan panjang gelombangnya: ultraviolet (UV), cahaya tampak, dan infra merah.

  • Ultraviolet : Ultraviolet merupakan jenis energi bergelombang pendek. Sebagian besar dari UV diserap oleh kornea dan lensa mata dan tidak mencapai retina; oleh karena itu jenis dari cahaya ini biasanya tidak merusak retina. Orang yang terkena radiasi UV berlebihan, seperti pemain golf dan petani, beresiko terkena katarak dini. Menggunakan kacamata dapat mencegah katarak dini.
  • Cahaya Tampak: Cahaya tampak merupakan spektrum warna mulai dari biru hingga merah. Gelombang cahaya biru adalah gelombang energi pendek dan tinggi pada spektrum cahaya tampak. Gelombang – gelombang ini dapat menyebabkan kerusakan lebih pada retina dibandingkan warna – warna lainnya.
  • Infra merah: Kebanyakan dari infra merah diserap oleh lensa mata dan vitreus. Seperti dengan UV, infra merah biasanya tidak merusak retina.

Bagaimanapun juga, matahari bukanlah satu – satunya sumber dari cahaya biru. Cahaya biru juga dipancarkan dalam berbagai derajat, dari perangkat - perangkat yang kita gunakan setiap harinya, seperti bola lampu rumah, lampu mobil, televisi, komputer, HP dan tablet. Penyerapan cahaya biru telah diteliti dalam pengujian dengan hewan. Penelitian menemukan bahwa cahaya biru dengan intensitas rendah tidak akan mempengaruhi retina, namun cahaya biru dengan intensitas yang tinggi bersamaan dengan paparan dalam waktu yang lama dapat menyebabkan perubahan pada retina, menyebabkan degenerasi macula yang terkait dengan usia. Singkatnya, akumulasi dari paparan dengan cahaya biru dapat menyebabkan kerusakan pada retina. Namun, jumlah intensitas dan berapa lama paparan cahaya biru yang dapat menyebabkan kerusakan pada mata manusia masih belum diketahui.

P: Berapa lama anak – anak bisa menggunakan komputer, HP atau tablet tanpa mempengaruhi mata mereka?

J: Penggunaan media digital secara berlebihan tidak hanya akan mempengaruhi penglihatan, namun juga perkembangan emosional, interaksi social, dan konsentrasi, yang jauh lebih penting. Akademi Dokter Anak Amerika (American Academy of Paediatrics) mendesak para orang tua untuk menghindari media digital untuk anak – anak di bawah usia 2 tahun karena peralatan tersebut dapat mempengaruhi perkembangan mereka. Untuk anak – anak berusia lebih dari 2 tahun, orang tua harus membatasi waktu di depan layar untuk tidak lebih dari 2 jam per hari. Seperti yang disebutkan sebelumnya, penggunaan penglihatan jarak dekat secara terus menerus dapat menyebabkan miopia. Oleh karena itu, para orang tua harus membatasi waktu yang dihabiskan anak – anak mereka untuk melihat layar digital menjadi hanya 20 – 30 menit tiap kalinya.

P: Bagaimana kita mengetahui bahwa anak kita memiliki masalah penglihatan?

J: Ketika anak – anak menderita rabun dekat, mereka tidak akan bisa fokus pada objek berjarak jauh dan cenderung memincingkan matanya. Guru mereka mungkin menyampaikan bahwa mereka harus berjalan ke depan kelas untuk melihat papan tulis. Di rumah, mereka duduk sangat dekat dengan TV atau memegang buku sangat dekat dengan mata mereka. Apabila Anak Anda memiliki masalah dengan penglihatan, sangatlah penting untuk mengunjungi dokter mata. Terkadang mata terlihat sehat karena hanya satu mata saja memiliki penglihatan yang buruk disebabkan oleh ambliopobia, ketika mata lainnya masih dapat melihat dengan normal.

P: Pada usia berapakah anak dapat menjalani pemeriksaan mata? Haruskah mata mereka diperiksa apabila mereka tidak menunjukkan gejala yang abnormal? Seberapa sering seharusnya mata mereka diperiksa?

J: Pemeriksaan mata secara singkat seperti refleksi merah dan penampilan luar harus dilakukan secara rutin sejak lahir oleh dokter anak. Semakin banyak pemeriksaan mata diperlukan pada awal usia 3 – 5 tahun, bahkan apabila mereka tidak memiliki gejala – gejala abnormal. Selama pemeriksaan penglihatan, pengecekan oleh dokter mata untuk ambliopia. Sekitar 3 – 5 % anak – anak memilikinya. Biasanya, ambliopia merupakan masalah yang dapat diperbaiki, apabila hal tersebut diobati sejak dini. Akan menjadi lebih sulit untuk mengobatinya ketika anak – anak sudah tumbuh dewasa. Bahkan tanpa gejala – gejala abnormal, disarankan untuk anak mendapatkan pemeriksaan mata setiap 1 – 2 tahun. Anak – anak dengan masalah penglihatan, seperti rabun dekat, rabun jauh, astigmatisme, atau ambliopia, seharusnya mendapatkan pemeriksaan mata lebih sering atau seperti yang disarankan oleh dokter mata mereka.

P: Bagaimanakan cara menghindari sindrom penglihatan komputer/ computer vision syndrome?

J: CVS dapat dicegah dengan cara – cara berikut ini:

  • Pemeriksaan mata: Pemeriksaan mata merupakan prioritas utama dalam mendeteksi masalah dan memperbaikinya. Ketika didiagnosa dengan masalah mata, menggunakan kacamata untuk mengurangi ketegangan dan kelelahan mata direkomendasikan selama penggunaan komputer.
  • Gunakanlah monitor komputer berkualitas baik dan aturlah keterangan layar secara tepat: Pilihlah layar yang memiliki ukuran diagonal layar kurang lebih 19 inci. Pertimbangkanlah layar anti-silau untuk mengurangi refleksi karena hal tersebut dapat menyebabkan stress mata dan ketidaknyamanan. Ubahlah keterangan layar agar tidak terlalu terang ataupun terlalu redup. Gunakanlah pencahayaan yang sesuai dalam posisi yang tepat. Jangan meletakkan lampu di dekat mata Anda dan pindahkanlah komputer jauh dari jendela karena hal ini dapat membantu mengurangi ketegangan dan kelelahan mata.
  • Berkediplah lebih sering: Orang pada umumnya berkedip rata – rata 10 – 15 kali dalam 1 menit. Berkedip membantu mengisi ulang kantung air mata, mengurangi kekeringan dan meningkatkan kejernihan pandangan. Ketika memfokuskan mata pada sesuatu untuk periode waktu yang lama, seperti ketika membaca atau menggunakan komputer, orang cenderung mengedipkan mata lebih jarang dan melakukan kedipan yang tidak lengkap. Hal ini menyebabkan permukaan mata menjadi kering, sehingga terjadi ketidaknyamanan dan kehilangan kejernihan pandangan. Lakukanlah istirahat – istirahat pendek dan gunakan tetes mata untuk mencegah kekeringan mata ketika menggunakan komputer.
  • Istirahatlah dan ikuti aturan 20-20-20-: Setiap 20 menit, pindahkanlah pandangan mata Anda dari komputer dan lihatlah hal lain yang berjarak 20 kaki dari Anda paling tidak selama 20 detik. Setelah itu, Anda dapat melanjutkan melihat layar komputer untuk 20 menit ke depan sebelum mengulangi proses yang sama. Lakukanlah hal ini untuk mengistirahatkan mata Anda dan mengurangi ketengangan mata karena komputer.
  • Gunakan ukuran teks yang sesuai pada layar digital: untuk kenyamanan penglihatan, ukuran teks Anda harus 3 kali lebih besar dari ukuran yang terkecil yang dapat Anda baca dari posisi pandangan normal Anda.
  • Blok cahaya biru : Gunakanlah kacamata yang dapat memblok cahaya biru, film, filter, dan aplikasi HP.
  • Atur jarak antara layar dan mata Anda: Jagalah jarak yang sesuai antara layar atau buku dan mata Anda untuk mengurangi ketegangan dan kelelahan mata. Jarak antara layar dan mata bisa bervariasi. Untuk buku, tablet atau HP, jaraknya sekitar 1 kaki. Untuk desktop komputer, jaraknya adalah 2 kaki. Untuk TV, jaraknya adalah 10 kaki. Para orang tua harus memastikan bahwa panduan jarak – jarak ini diikuti, sehingga dapat memelihara kesehatan mata untuk anak – anak mereka dan mereka sendiri.

Ditulis Oleh Dr. Nuthida Wongwirawat , Dokter Anak Spesialis Mata dan Strabismologis, Pusat Mata, Rumah Sakit Bumungrad.

Saya ingin mengetahui lebih lanjut mengenai Kelainan Mata Anak:Tanyakan pada kami

Saya ingin membuat appointment dengan Dokter Anak Spesialis Mata dan Strabismologis pada Pusat Mata:Buat Appointment

Posted by Bumrungrad International