Spinal Stenosis

  • Font Size
  • A 
  • A 
  • A

Gejalanya

Sama seperti piringan yang terkena hernia, spinal stenosis bisa menyebabkan nyeri di punggung dan kaki, meskipun gejalanya berkembang perlahan, biasanya dalam jangka waktu beberapa bulan atau setelah
bertahun-tahun.

 
Back symptoms: The patient experiences chronic back pain, usually at the waist, and especially when standing, walking or leaning backwards.
 
Gejala di punggung: Pasien mengalami nyeri kronis, biasanya di bagian pinggul, terutama ketika berdiri, berjalan, atau membungkuk ke depan.
 
Leg symptoms: Patients may experience pain, numbness, or muscle weakness in the legs. The most common symptom is an ache or heaviness in the legs together with numbness, or a tingling feeling, like ants crawling on the legs. This happens after walking or standing for a long period of time, and will gradually disappear after sitting down or leaning forward. This is because the nerve compression is worse when the spine is extended backward. A patient with spinal stenosis cannot walk for a long period of time, such as when shopping, and they will have to sit down from time to time. In extreme cases, some patients cannot stand long enough to take a shower or brush their teeth.
 
Gejala di kaki: Pasien mungkin merasakan sakit, mati rasa, atau lemah otot di kaki. Gejala yang paling umum terjadi adalah kaki yang terasa nyeri atau terasa berat bersamaan dengan mati rasa, atau terasa seperti kesemutan di kakinya. Ini terjadi setelah berjalan atau berdiri untuk waktu yang lama, dan perlahan menghilang setelah duduk atau membungkuk ke depan.
Ini terjadi karena penekanan saraf memburuk saat tulang belakangnya dipanjangkan ke belakang. Pasien dengan spinal stenosis tidak bisa berjalan untuk waktu yang lama, misalnya saat berbelanja, dan memerlukan waktu untuk duduk.  Dalam beberapa kasus ekstrim, pasien tidak bisa berdiri lama bahkan hanya untuk mandi atau menggosok gigi.
 

Penyebabnya

Spinal stenosis diakibatkan karena perubahan degeneratif di piringan, ligamen, dan sendi facet di sekeliling kanal tulang lumbal. Penyusutan di bagian tulang belakang bisa menyebabkan piringan menonjol, ligamen menebal dan sendinya membesar karena tubuh merespons dengan cara mencoba menstabilkan kembali bagian punggung. Semua perubahan ini menyebabkan kanal tulang lumbal menyempit dan saraf menjadi lebih tertekan, mengakibatkan otot yang melemah.
 

Pilihan Perawatan


 

Dimana anda dapat menemukan kami

Lokasi

Institut Tulang Belakang
Bumrungrad International Clinic building, 20th Floor 33 Sukhumvit 3
(Soi Nana Nua), Wattana, Bangkok, 10110 Thailand

Jam Praktek

Setiap hari: 08 00 – 20 00

Hubungi Kami

Phone: +66 (0) 2667 9538
Fax: +66 (0) 2667 9541

 

Rating score: NaN of 10, based on 0 vote(s)