Pertahanan Cepat Untuk Serangan Jantung

Pertahanan cepat untuk serangan jantung

Dalam situasi dimana hanya ada 2 pilihan, lakukan-atau-mati. Hanya dengan “melakukan” sesuatu anda dapat menyelamatkan nyawa anda.

 

Acute myocardial infarction (AMI), sebuah kondisi yang secara umum dikenal sebagai serangan jantung, adalah penyebab kematian utama untuk masyarakat Thailand dan juga negara-negara lainnya. Central Chest Institute of Thailand melaporkan bahwa dalam periode 2003 sampai 2009, rata-rata 1,185 orang Thai harus menjalani rawat inap tiap harinya dikarenakan oleh penyakit jantung, dan dari jumlah ini sekitar 470 kasus adalah karena serangan jantung (AMI). Meskipun AMI sering terdengar menakutkan dan berbahaya, pemahaman dan penanganan yang baik telah terbukti dapat meningkatkan harapan bertahan hidup pasien. Dalam edisi Better Health kali ini, kami berbincang dengan Dr. Chaianan Chaiyamanon untuk saran yang dapat membantu kita lebih memahami penyakit ini.

Penyebab dan kondisi
 

“Myocardial infarction biasanya adalah sebuah penyakit yang sifatnya akut,” kata Dr. Chaianan. “Ketika arteri koroner menyempit, akan ada kemungkinan yang tinggi bahwa ada satu atau lebih arteri yang mungkin tersumbat. Kita tidak mungkin dapat memprediksi kapan atau dimana hal ini akan terjadi. Saya telah melihat banyak pasien yang menjalani hari yang normal dan sehat di lapangan golf bersama sahabat-sahabat mereka, namun tiba-tiba merasakan dada mereka tidak nyaman pada malam harinya.”

Meskipun kita tidak dapat memprediksi kapan darah yang menggumpal tersebut dapat menyumbat saluran arteri dan mengurangi aliran darah ke otot jantung, ada tanda-tanda yang dapat menjadi acuan peringatan yang pasti.

“Ketika ada gumpalan darah yang menyumbat arteri, setelah itu dada anda akan terasa sesak, hal ini tidak boleh anda hiraukan,” Dr. Chaianan menjelaskan. “Harap dicatat, saya tidak menggunakan kata ‘nyeri’ namun lebih kearah ‘terasa sesak atau tidak nyaman’. Kondisi tersebut biasanya terjadi pada bagian tengah dada dan terasa lebih dari satu menit. Jika anda juga merasakan rasa nyeri yang terasa menyiksa pada bagian rahang atau pundak, terlebih pada bagian kiri, maka sudah hampir pasti bahwa anda mengalami permasalahan jantung. Beberapa pasien mungkin tidak mengalami rasa sesak pada bagian dada; mereka mungkin merasa kelelahan dan berkeringat secara berlebihan, gejala ini menunjukkan bagian arteri mereka mungkin terhambat.”

Dr. Chaianan kemudian terus menjelaskan bahwa banyak faktor yang berkontribusi pada myocardial infarction akut, misalnya diabetes, hipertensi, dan juga hyperlipidemia. Penyakit-penyakit ini diketahui dapat menyebabkan AMI dan pasien yang menderita penyakit tersebut disarankan untuk mengecek kondisi kesehatan jantung mereka secara rutin. Banyak bukti yang menunjukkan juga bahwa kebiasaan merokok dan mendengkur parah disertai dengan apnea tidur obstruktif yang menghalangi suplai oksigen dapat juga melukai bagian arteri dan meningkatkan kemungkinan dari penyumbatan gumpalan darah.

Disamping pasien yang sudah pernah menderita serangan jantung, atau pernah diketahui memiliki faktor resiko-resiko diatas, ada juga pasien yang arterinya secara terus-menerus sempit, namun suplai darah tidak benar-benar terputus.

“Pasien dalam kategori ini akan merasakan kondisi tersebut terjadi hanya apabila jantung mereka bekerja secara intens, seperti misalnya saat jantung perlu menghasilkan tenaga yang cukup kuat untuk secara substansial menaikkan beban kerja jantung, atau ketika mereka terkena influenza atau sedang demam tinggi. Pengobatan yang efektif untuk pasien-pasien ini adalah dengan mengontrol faktor resiko dan untuk terus mengkonsumsi obat sesuai dengan resep dokter. Jika kondisinya lebih parah, mungkin angioplasty akan diperlukan. Jika terlalu banyak arteri yang menyempit, operasi bypass mungkin juga diperlukan.

“Hal yang perlu kita terima adalah ketika otot jantung tidak lagi sehat dan jantung anda melemah, kondisi stamina dan kesehatan anda tidak akan sama dengan sebelumnya. Jika anda ingin jantung anda pulih dan kembali ke kondisi yang paling tidak sebagian dari kondisi jantung anda dulu saat masih sehat, maka diperlukan pengobatan secara lebih awal. Janganlah takut untuk berkonsultasi dengan dokter, dan pastikan anda menemukan spesialis yang tepat. Dari apa yang telah kami pelajari selama ini, mereka yang menyadari gejalanya secara lebih awal lalu tidak ragu untuk menjalani check-up medis dan pengobatan akan memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk tidak perlu menjalani operasi yang sifatnya major.” Kata Dr. Chaianan.


Tiap detik sangatlah berarti bagi hidup pasien

Ketika kondisi yang berbahaya terjadi, prioritas pertama yang harus anda lakukan adalah membawa pasien ke dokter secepat mungkin. “Semakin cepat pasien yang mengalami serangan jantung mendapat penanganan yang tepat dari dokter, semakin tinggi pulalah kemungkinannya untuk selamat,” kata Dr. Chaianan. “Waktu adalah hal yang sangat penting. Setiap menit yang berlalu akan sangat mempengaruhi perbedaan kondisi kesehatan pasien di masa depan.”

Ketika pasien tiba di rumah sakit, dokter dan staff medis akan segera mengambil jalur cepat untuk menangani myocardial infarction. Jika pasien menderita serangan jantung yang disertai dengan dada terasa sesak atau kelelahan dan kelainan arteri coroner diduga sebagai penyebabnya, dalam waktu lima menit sebuah electrocardiogram akan dilakukan untuk memastikan kondisi pasien.


Balloon Angioplasty dan Pemasangan Ring

Kateter dengan balon yang masih kempes dimasukkan ke dalam arteri

heart-treatment-care.jpg

Balon tersebut kemudian digembungkan, plak yang ada kemudian ditekan

heart-treatment-thailand.jpg

Balon diambil keluar, dan ring yang sudah dikembangkan akan tetap ada di dalam arteri

“Di Bumrungrad, kami memiliki apa yang disebut dengan Periode Emas, sebuah periode selama 60 menit, dimana penanganan medis kami dalam jeda waktu tersebut sangatlah penting bagi pasien.”

“Jika pasien menyadari ketidakwajaran yang ada dan segera datang untuk mendapatkan pengobatan, kami dapat secara cepat membuka bagian arteri dan menyelamatkan lebih banyak lagi otot jantung. Pasien-pasien ini akan terbebas dari resiko cardiomegaly (pembesaran ukuran jantung), dan juga gagal jantung kronis, membuat mereka dapat kembali ke gaya hidup mereka sebelumnya atau bahkan lebih baik lagi dari sebelumnya apabila mereka memiliki sejarah yang panjang sebagai penderita masalah arteri koroner.”


heart-surgery.jpg

Menerima kenyataan yang ada

Dalam sebuah situasi gawat darurat, semua orang tahu bahwa pilihan terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter atau membawa pasien ke rumah sakit secepat mungkin. Namun apabila situasi gawat darurat tersebut terjadi, hanya beberapa orang saja yang dapat seketika berpikir dan bertindak secara cepat, karena itulah bantuan medis seringkali terlambat secara sia-sia untuk diberikan.

“Saya percaya jika kita dapat menerima kenyataan yang ada dan menanganinya secara benar, kita dapat merencanakan pengobatan secara cepat dan tepat. Ketika kondisi yang mencurigakan muncul dan anda sadar bahwa anda memiliki permasalahan kesehatan, jangan hanya bertanya-tanya saja dan tidak melakukan apapun. Anda harus menemukan apa yang sebenarnya terjadi dan mengetahui penyebab dari kekhawatiran anda. Permasalahan kesehatan dan penyakit bukanlah hal yang gaib atau bagian dari takhayul, hanya fakta yang ada sajalah yang dapat membantu anda untuk membuat sebuah keputusan yang tepat.”

“Anda dapat berkonsultasi dengan dokter bahkan hanya untuk sebuah permasalahan kecil seperti kelelahan, karena pengobatan yang diberikan pasti akan bermanfaat untuk satu dan lain hal. Kami memiliki cara untuk mengetahui penyebab dan untuk mengkategorikan mana permasalahan yang dapat ditunggu, dan mana permasalahan yang tidak dapat ditunggu dan memerlukan pemeriksaan secara lebih lanjut. Jangan percaya apa saja yang didasarkan hanya pada rumor atau kabar angin. Ada banyak kasus dimana pasien diberitahu seseorang dan percaya bahwa suplemen ini atau suplemen itu dapat membantu permasalahan jantung. Setelah itu mereka tidak lagi datang untuk berkonsultasi dengan dokter dan hal ini mungkin menyebabkan mereka tidak dapat menerima pengobatan yang semestinya diperlukan secara mendesak. Hal tersebut dapat secara luar biasa mempengaruhi kualitas kehidupan pasien jika nantinya mereka mengalami, dan selamat, dari sebuah serangan jantung.”

Posted by Bumrungrad International