Mencegah Ancaman Penyakit Hati

Sistem pencernaan manusia tergantung pada kondisi hati yang sehat

Kanker dan penyakit hati lainnya merupakan ancaman yang berbahaya bagi kesehatan. Banyak dari penyakit tersebut berkembang secara bertahap tanpa gejala yang terlihat secara jelas; pada saat ada gejala yang muncul, penyakit tersebut mungkin telah mencapai tahap yang dapat mengancam keselamatan jiwa.

Kadang-kadang, angka dapat memberikan anda gambaran yang lebih jelas: Kanker hati bertanggung jawab untuk satu dari empat kematian yang diakibatkan oleh kanker di Thailand, jumlah ini jauh lebih besar daripada jenis kanker lain. Statistik terbaru dari Departemen Kesehatan Masyarakat Thailand mengungkapkan bahwa kanker hati membunuh lebih dari 14.000 warga Thailand hanya pada tahun 2010 saja. Jumlah ditemukannya kasus yang baru terus bertambah; tiap harinya, ada 30 pasien di Thailand yang didiagnosa menderita kanker hati.

cause-of-liver-disease.png

Hati sangatlah penting bagi tubuh kita, dan fakta ini tidak dapat disangkal lagi. "Hati adalah organ internal tubuh terbesar, dan hati terlibat dalam banyak fungsi tubuh yang penting," kata Dr. Nusont Kladchareon, seorang gastroenterologist bersertifikat UK-board dan dokter spesialis hepatologi di Bumrungrad. "Hati mensintesis banyak protein penting dan zat penting lainnya termasuk membantu proses pembekuan darah. Hati juga menghasilkan hormon tertentu dan juga jus pencernaan atau empedu. "

Hati mengubah dan menyimpan nutrisi, vitamin, dan mineral, dan hati juga memecah bahan kimia dan racun asing dari dalam tubuh melalui proses pembuangan kotoran. "Hati juga merupakan satu-satunya organ yang mampu memperbaiki dirinya sendiri dengan menghasilkan sel-sel baru untuk menggantikan sel yang rusak," catat Dr. Nusont. "Jika hati terganggu oleh penyakit, fungsi dari hati mungkin akan menurun sampai ke titik di mana dapat membahayakan hidup pasien."

Saat ini kanker tidaklah menjadi satu-satunya ancaman bagi hati yang sehat; sejumlah penyakit hati lainnya mengalami peningkatan berkaitan dengan pemilihan gaya hidup yang tidak sehat, beberapa contohnya adalah konsumsi alkohol yang melebihi batas, hubungan seks yang tidak aman, kurangnya olahraga dan aktifitas fisik. Ancaman hati yang bersifat paling serius meliputi:

Hepatitis
Hepatitis adalah istilah yang umum digunakan untuk menggambarkan peradangan hati dan mempunyai beberapa kemungkinan penyebab, termasuk diantaranya;

Virus Hepatitis A, B and C: virus Hepatitis merupakan masalah kesehatan masyarakat yang dominan di Thailand, di mana hepatitis A dan B umum ditemukan sedangkan hepatitis C masih tergolong relatif jarang. Virus Hepatitis A ditularkan melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi sementara Hepatitis B dan C ditularkan melalui kontak (termasuk kontak seksual) dengan darah atau cairan tubuh yang terinfeksi. Hepatitis B dan C juga dapat menyebar melalui berbagi pisau cukur dan juga selama prosedur kecantikan seperti pembuatan tato, body piercing, dan bahkan melalui manikur dan pedikur.

"Orang-orang perlu menyadari faktor resiko pribadi mereka," ingat Dr. Nusont. "Perilaku-perilaku berisiko, seperti memiliki banyak pasangan seks atau berbagi penggunaan barang-barang perawatan pribadi seperti pisau cukur dan pinset, dapat meningkatkan tingkat penyebaran infeksi virus. Seorang ibu yang menderita virus Hepatitis B dapat menularkan infeksi tersebut kepada bayinya saat melahirkan. Beberapa bayi yang baru lahir ada yang dapat melawan infeksi tersebut dan nantinya mengembangkan kekebalan tubuh terhadap penyakit ini untuk seumur hidup; namun bayi yang tidak dapat melawan virus tersebut nantinya akan menjadi pembawa virus Hepatitis B dan mungkin dapat menderita hepatitis yang kronis, menempatkan mereka pada risiko yang lebih besar untuk terjadinya sirosis hati dan juga kanker hati. "

Fatty Liver: Penyakit fatty liver (perlemakan hati), akumulasi lemak dalam jumlah yang tidak normal dalam hati, adalah penyebab utama lain dari terjadinya penyakit hati. “Peradangan dapat dihubungkan dengan fatty liver dan dapat melukai sel-sel hati,” kata Dr. Nusont.

                                                          

"Tanpa perawatan dan pengobatan yang tepat, kondisi tersebut dapat menjadi kronis dan, dalam beberapa kasus, dapat berkembang menjadi sirosis hati atau kanker hati yang dapat mengancam nyawa pasien di kemudian hari."

Sementara penyebab pasti penyakit fatty liver belum sepenuhnya dipahami, bukti telah mengaitkan konsumsi alkohol yang berlebihan pada terjadinya penyakit fatty liver, yang pada akhirnya mengarah ke peradangan hati. Tidak mengkonsumsi alkohol sama sekali juga tidak sepenuhnya melindungi seseorang terhadap fatty liver; Penyakit fatty liver non-alkohol (NAFLD) cenderung menyerang mereka yang memiliki diabetes, kelebihan berat badan dan / atau memiliki tingkat kolesterol tinggi.

Penyalahgunaan alkohol: Orang yang telah lama mengkonsumsi alcohol dalam jumlah berlebihan menghadapi resiko tinggi untuk mengidap alcoholic hepatitis. Peminum alkohol yang telah didiagnosis dengan penyakit fatty liver, hepatitis B, atau hepatitis C dapat menambah kerusakan pada hati mereka jika mereka terus menyalahgunakan pengkonsumsian alkohol. Terus melakukan hal tersebut mengakibatkan lebih mudahnya kondisi yang diderita pasien untuk berkembang menjadi sirosis dan, akhirnya, menjadi kanker hati.

"Penyebab utama hepatitis dapat bervariasi secara signifikan dari suatu komunitas atau suatu kelompok ke yang lainnya," kata Dr. Nusont. "Di Thailand, alcoholic hepatitis dan viral hepatitis sangatlah lazim ditemui. Viral hepatitis dan hepatitis yang berhubungan dengan penyakit fatty liver sangatlah lazim ditemui pada masyarakat perkotaan dan di antara kelompok-kelompok ekonomi menengah keatas.

"Hal yang paling perlu dicermati tentang gangguan-gangguan hati ini adalah kurangnya tanda-tanda peringatan yang dapat dideteksi secara dini," catat Dr. Nusont. "Selama tahap awal peradangan hati secara kronis dan juga penyakit fatty liver, kebanyakan pasien tidak memiliki gejala yang jelas - atau gejala yang terjadi hampir tidak terlihat yang membuat pasien luput mengidentifikasinya sebagai hal yang tidak penting. Kebanyakan orang benar-benar tidak menyadari bahwa mereka memiliki penyakit hati sampai penyakit tersebut telah berkembang secara signifikan sampai pada titik di mana gejala tersebut terlalu jelas untuk dapat diabaikan - misalnya, ketika penyakit kuning membuat kulit dan bagian putih mata mereka menjadi berwarna kekuningan "

Sirosis hati

Selama tahap awal penyakit hati, sebagian besar jaringan hati tersebut tetaplah sehat dan hati terus berfungsi secara normal. Namun sementara penyakit tersebut terus berkembang tanpa adanya pengobatan lebih lanjut, jaringan yang sehat mulai mengalami goresan yang bersifat lambat namun progresif, yang dikenal sebagai fibrosis. Perlahan tapi pasti, proses penggoresan tersebut mempengaruhi lebih banyak jaringan hati, dan fungsi hati mulai menurun.

"Kerusakan yang diakibatkan fibrosis hati pada akhirnya dapat mempengaruhi sejumlah jaringan hati, cukup untuk dapat mengganggu kemampuan hati untuk menyembuhkan dirinya sendiri," jelas Dr Nusont. "Pada titik ini, pengobatan hanya dapat memperlambat laju kerusakan lebih lanjut dan mengurangi gejala supaya tidak menjadi semakin parah. Pasien dengan sirosis hati akan memerlukan pemantauan yang ketat karena mereka memiliki resiko yang lebih besar untuk menderita kanker hati. Deteksi kanker secara dini dapat meningkatkan efektivitas pengobatan. Dalam kasus sirosis hati yang berat, transplantasi hati mungkin menjadi satu-satunya pilihan pengobatan yang efektif. "

Kanker hati

Hati bersifat rentan terhadap kanker hati primer dan juga sekunder (atau metastasis). Kanker hati primer berasal dari dalam hati, biasanya sebagai akibat dari hepatitis kronis dan juga sirosis. Kanker hati sekunder mengacu pada kasus di mana kanker berasal dari organ yang lain - misalnya usus besar, perut, atau pankreas - dan akhirnya menyebar ke hati.

"Bertahun-tahun yang lalu, kanker hati sulit untuk diobati secara sukses," kenang Dr. Nusont. "Sangat disayangkan, kebanyakan pasien kanker hati tidak bertahan lama pada masa itu. Dengan kemajuan medis yang baru dan cepat, kanker hati sekarang jauh lebih dapat diobati pada setiap tahapannya. Tingkat kelangsungan hidup penderita telah meningkat secara pesat; lebih banyak lagi pasien yang mengalami remisi atau bahkan penyembuhkan kanker yang mereka derita. "

Pilihan gaya hidup sehat sangatlah penting untuk mencegah penyakit hati dan untuk membatasi tingkat keparahannya. Meskipun kita telah mengetahui fakta-fakta ini, terlalu banyak orang yang merasa baik-baik saja hari ini lalu melewatkan check-up kesehatan mereka berikutnya, menunda rencana untuk mulai berolahraga, dan menunda mengkonsumsi makanan yang lebih sehat. "Dimana permasalahan tersebut bersangkutan dengan hati, kita tidak bisa hanya diam saja menunggu terjadinya gejala untuk memberi kita peringatan lebih lanjut," kata Dr. Nusont. "Banyak jaringan hati dapat diselamatkan oleh intervensi yang dilakukan lebih awal. Segera temui dokter anda secara teratur, dapatkan vaksinasi, dan turunkan faktor resiko anda. Itulah mantra dapat anda pakai untuk memberikan perlindungan hebat dari penyakit hati yang dapat mengancam keselamatan jiwa anda. "

Sebuah pesan dari hati anda

"Sebagai hati anda, saya akan melakukan yang terbaik untuk menahan semua tantangan dan ancaman yang saya hadapi tanpa pernah protes. Setiap kali anda mendengar sesuatu yang datang dari saya, jangan pernah mengabaikannya. Tolong tanggapi secara serius, karena kita mungkin tidak punya banyak waktu tersisa. "

Lindungi hati anda mulai dari sekarang

  • Batasi konsumsi alkohol anda. Takaran paling aman untuk mengkonsumsi alkohol adalah tidak meminumnya sama sekali.
  • Lakukan hubungan seksual secara aman.
  • Hindari berbagai barang-barang yang sifatnya pribadi (contoh: pisau cukur, pemotong kuku, sikat gigi). Simpan barang-barang yang sifatnya pribadi hanya untuk digunakan anda seorang.
  • Ketahui status ketahanan tubuh anda terhadap hepatitis, periksakan dan/atau vaksinasikan segera.
  • Berkonsultasilah kepada dokter maupun mereka yang bekerja secara professional di bidang medis sebelum anda mengkonsumsi suplemen makanan maupun obat herbal baru.
  • Gunakan pelindung mulut dan hidung juga sarung tangan untuk melindungi diri anda terhadap kontak langsung dengan substansi kimia.
  • Ikuti saran dokter anda untuk melakukan check-up kesehatan secara rutin.
Posted by Bumrungrad International