Apakah itu IBD atau Inflammatory Bowel Disease?

Inflammatory Bowel Disease (IBD) merupakan peradangan usus karena penyebab yang tidak diketahui. Dua tipe utama dari IBD adalah penyakit Crohn dan kolitis ulserativa, keduanya memiliki gejala yang sama. IBD dapat menyebabkan kelelahan yang ekstrim dan anemia, dan jika dibiarkan tanpa perawatan dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam kehidupan, seperti kanker usus besar.

Gejala

Penyakit Crohn dan kolitis ulserativa memiliki gejala yang serupa, yaitu

  • Kram perut
  • Demam
  • Anemia (penurunan jumlah sel darah merah)
  • Kelelahan
  • Penurunan berat badan
  • Diare kronis

Diare merupakan gejala yang umum. Di kasus yang parah, seorang pasien bisa buang air besar lebih dari 10 kali dalam sehari dan terbangun di malam hari karena keinginan untuk ke toilet, kadang terjadi pendarahan saat buang air besar.

Sangat sulit membedakan antara penyakit Crohn dan kolitis ulserativa hanya dari gejalanya saja. Perbedaan mendasarnya meliputi :
 

IMG


Penyebab

Penyebab IBD tidak diketahui dengan pasti. Namun, kondisi ini sering terjadi di Barat dan Timur Tengah, dan jarang terjadi di Asia.


Diagnosa

Jika anda pernah mengalami gangguan pencernaan seperti diare kronis dan pendarahan di feses anda selama lebih dari dua minggu, anda sebaiknya segera mencari pertolongan medis untuk diagnosa dan perawatan yang akurat. Selain memeriksa sejarah lengkap kesehatan anda, doktor akan meminta contoh feses. Jika tidak ditemukan adanya infeksi, dokter akan menggunakan CT scan atau kolonoskopi untuk memeriksa usus anda. Hal ini akan memungkinkan doktor untuk menganalisa jaringan dan menentukan lokasi penyakit, kolonoskopi juga memungkinkan sampel kecil jaringan yang diekstrak untuk dianalisis dan untuk mengkonfirmasi diagnosanya.
 

Perawatan

Perawatan pada penyakit Crohn dan kolitis ulserativa biasanya termasuk mengkonsumsi mesalamin dan steroid untuk mengatasi peradangan. Doktor akan membuatkan jadwal pertemuan rutin untuk memonitor dan mengontrol penyakit tersebut.

Jika penyakit tersebut tidak dapat diatasi dengan pengobatan atau jika terjadi kompilkasi, operasi mungkin diperlukan dalam kasus penyakit kolitis ulserativa. Walau begitu, operasi jarang dilakukan untuk penyakit Crohn karena operasi tidak menyembuhkan dan penyakit ini umumnya menyerang baik usus besar maupun usus kecil sehingga menyebabkan operasi semakin sulit. Operasi hanya akan dilakukan pada kasus penyakit Crohn jika pasien sudah menderita gejala-gejalanya untuk waktu yang lama, memiliki penyumbatan usus karena ikatan serabut, atau gangguan kesehatan yang terkait dengan kekurangan nutrisi.


Oleh Dr. Sin Anurat, spesialis gastrointestinal dan hati, Pusat Gastrointestinal dan Hati,

Rumah Sakit Bumrungrad

Posted by Bumrungrad International