Alkohol Dapat Meningkatkan Resiko Terjadinya Kanker Payudara Dan Hati

Alkohol dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker payudara dan juga kanker hati
Sebuah studi baru menunjukkan resiko yang lebih tinggi untuk beberapa jenis kanker, termasuk didalamnya kanker payudara bagi kalangan wanita, kanker hati, dan beberapa jenis kanker pada saluran gastro-intestinal. Hasil dari penelitian tersebut diterbitkan dalam edisi terbaru jurnal Alcoholism: Clinical & Experimental Research.

Studi ini mengidentifikasi hubungan antara cara tubuh memetabolismekan alkohol dan kerusakan pada DNA yang meningkatkan resiko seseorang untuk menderita jenis kanker tertentu. Studi yang berusia lebih tua pernah diadakan pada tahun 1980-an mengidentifikasi hubungan antara konsumsi alkohol dan beberapa jenis kanker (terutama kanker payudara, kanker usus besar, dan juga kanker hati) meskipun studi ini tidak menyimpulkan bahwa alkohol sebenarnya dapat menyebabkan kanker.

Orang-orang yang berasal dari etnis Asia Timur tampaknya beresiko lebih tinggi untuk terkena kanker yang diakibatkan karena alkohol. Diperkirakan 30 persen dari etnis Asia Timur tidak dapat mengkonversi alkohol menjadi asetat yang diakibatkan karena variasi genetik. Perbedaan tersebut menjadi alasan mengapa mereka memiliki resiko yang lebih tinggi untuk menderita kanker kerongkongan yang diakibatkan oleh konsumsi alkohol.
Penelitian ini mengekspos sel tubuh manusia pada konsentrasi alkohol yang setara dengan tingkat yang ditemukan dalam tubuh selama social drinking. Sel-sel tersebut direkayasa untuk dapat memetabolismekan alkohol menjadi acetaldehyde oleh enzim yang ditemukan dalam jaringan hati dan payudara manusia.

Hasil studi ini dapat memulai sebuah babak baru penelitian untuk memeriksa sifat kausal alami yang tepat dari cara tubuh manusia memetabolismekan alkohol. Sementara itu, moderasi secara seimbang masih terus menjadi pendekatan yang paling sehat untuk pengkonsumsian alkohol.
 
Posted by Bumrungrad International